Bulu tangkis merupakan salah satu olahraga yang sangat diminati oleh kalangan muda dan menjadi salah satu jenis olahraga andalan dari pengharum nama negara Indonesia. Dan tak jarang negara Indonesia sering ikut berpartisipasi untuk ikut mengirimkan atlet-atlet bulu tangkis ke ajang olahraga internasional. Dan tak jarang pula mereka keluar sebagai pemenang dalam pertandingan tersebut dan berhasil mengharumkan nama Indonesia.

 

Image result for atlet bulu tangkis

 

Lalu, bagaimana cara menentukan seorang atlet bulu tangkis untuk masuk ke dalam 50 besar perangkat dunia?

 

Atlet yang Masuk Peringkat Dunia

Ada beberapa atlet bulu tangkis yang ikut bertanding dalam Asian Games 2018 juga masuk peringkat dunia, dan siapa sajakah mereka ? Salah satunya mulai dari pasangan Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo yang berada di peringkat pertama nomor ganda putra. Ada juga Anthony Sinisuka Ginting yang menjadi peringkat 13 dan Jonatan Christie yang menjadi peringkat 14 di nomor tunggal putra.

Lalu, di nomor tunggal putri, ada Gregoria Mariska Tunjung di peringkat 43. Di nomor ganda putri, ada Greysia Polii dan Apriyani Rahayu di peringkat sebelas. Sedangkan pasangan Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir berada di peringkat ketiga nomor ganda campuran.

Ikut Turnamen Internasional

Penentuan peringkat dunia ini dilakukan oleh Federasi Bulu Tangkis Dunia atau Badminton World Federation (BWF). Seorang atlet bisa masuk ke dalam peringkat dunia berdasarkan keikutsertaan mereka dalam turnamen internasional yang bersifan terbuka.

Setiap tahun, pasti akan ada turnamen-turnamen bulu tangkis, seperti Indonesia Terbuka, Jepang Terbuka, All England, dan lain-lain. Atlet yang ikut bertanding pada turnamen-turnamen itu sudah pasti akan mendapat poin.

 

Poin yang Didapat Atlet

Jika seorang atlet ikut bertanding dalam turnamen itu, ia akan mendapat 50 poin. Kalau atlet itu berhasil menjadi juara, mereka akan mendapatkan poin tambahan.

Misalnya, juara pertama mendapat 250 poin, juara kedua mendapat 200 poin, dan juara ketiga mendapat 150 poin. Namun setiap turnamen akan memberikan poin yang berbeda-beda. Semakin tinggi jumlah hadiahnya, semakin tinggi juga poin yang didapat.

 

Penentuan

Nah, seorang atlet bisa menjadi peringkat pertama di dunia kalau memiliki poin yang paling tinggi dari semua atlet bulu tangkis. Menjadi juara di salah satu turnamen tidak membuat atlet itu mendapatkan peringkat satu dunia. Bisa saja ia berada di peringkat 20 karena ia hanya ikut satu turnamen dalam setahun dan tidak mendapat poin dari turnamen lainnya. Setiap satu turnamen berakhir, kedudukan peringkat bisa saja berubah, tergantung dari poin yang dimiliki para atlet.