Chelsea Membuat Banyak Pemain Hebat Menjadi Hancur

Chelsea Alias The Blues, merupakan salah satu klub hebat yang seringkali dianggap menghancurkan karir para pemain bintang.

Banyak para pemain hebat yang merupakan bintang lapangan kerap kali gagal meraih kesuksesan setelah meruput bersama klub London ini.

Berstatus sebagai bintang lapangan dan dibeli dengan nilai yang sangat mahal, malah membuat para pemain ini mengakhiri karir mereka setelah berseragam Chelsea.

Salah satu contoh yang paling fenomenal dan sangat diingat dunia adalah transfer fantastis Andriy Shevchenko.

Pemain legenda ini merupakan salah satu pion terbaik milik klub Dynamo Kyiv, berkat kehebatannya bermain, Ia di beli oleh AC Milan yang kala itu merupakan salah satu tim terbaik Italia di Seri A.

 

Tidak Cocok Dengan Gaya Permainan Chelsea

Megabintang asal AC Milan ini diketahui sudah menjadi salah satu raja lapangan di rumput italia sebagai salah satu penyerang yang menakutkan.

Tidak hanya kemampuan tembakannya yang kuat dan akurat, kecepatan dribel Shevchenko juga dikenal dengan sangat cepat dan gesit.

Bahkan di AC Milan, dirinya di nobatkan sebagai pemain sepakbola terbaik di dunia dengan meraih gelar Ballon d’OR pada tahun 2004.

Namun seperti kehilangan kekuatan dan kemampuannya, kebintangannya langsung jatuh saat bergabung dengan Chelsea.

Andriy Shevchenko dibeli oleh Chelsea dengan nilai transfer termahal di dunia saat itu.

Mencapai 73 juta Euro pada tahun 2005.

andriy shevchenko

Tidak hanya itu, Chelsea juga memberikan Hernan Crespo secara gratis kepada AC Milan atas pembelian Andriy Shevchenko.

Shevchenko hanya mampu bertahan selama dua musim bersama Chelsea akibat permainannya yang menurun drastis.

Pada tahun 2008-2009, Shevchenko kembali di pinjamkan oleh Chelsea ke AC Milan agar mampu meningkatkan kembali kemampuan permainannya.

Pada musim 2009-2010 ia kembali ke Chelsea, Gerah dengan permainan sang legenda bintang itu yang tak kunjung membaik. Shevchenko  di jual kembali ke Dynamo Kyiv.

Bukan cuman Shevchenko  yang mengalami nasib seperti itu, hal serupa juga terjadi kepada Cesc Fabregas.

The Blues juga melepas pemain kelas atas seperti Gary Cahill dan masih banyak lagi.

Siapa saja lagikah para bintang yang pernah hancur di Chelsea ?

Berikut 3 pemain yang paling diingat dunia yang telah dihancurkan oleh Chelsea rangkuman allforfootball.

     1. Fernando Torres

El Nino, julukan si anak ajaib asal Atletico Madrid, Fernando Torres merupakan salah satu korban dari klub Chelsea.

Besar dan tumbuh hebat di klub Spanyol, Atletico Madrid, membuat namanya melambung tinggi sebagai salah satu striker yang paling mengerikan di Spanyol saat itu.

Ia disebut-sebut sebagai raja permainan bagi klubnya pada tahun 2005-2007.

Pada bulan Agustus, Liverpool yang melihat hebatnya Torres menjadi sangat tertarik dan ingin merekrut Torres kedalama The Reds.

Liverpool membeli Torres dengan harga 20 jt Pounds ditambah Luis Gracia yang dihibahkan ke Atletico Madrid.

Di Liverpool, permainan Torres semakin mengerikan, tercatat ia mampu menciptakan 65 gol dari 102 penampilannya bersama Liverpool yang saat itu menjadi catatan cukup gemilang bagi pemain depan.

Pada 31 Januari 2011, sebuah tragedi yang tidak pernah dibayangkan oleh Torres datang.

Ia di beli oleh Chelsea dengan nilai transfer 50 jt Pounds. Transfer ini menjadi salah satu catatan bersejarah.

Sebab nilai transfer ini adalah nilai transfer terbesar dalam sejarah Liga Inggris saat itu. Namun Torres sama sekali tidak menyangka bahwa ini akan menjadi malapetaka.

Gabung di Chelsea membuat Torres kehilangan kemampuan daya serangnya. Malah hampir tidak bisa bermain dengan baik sama sekali.

Bagaimana tidak ?

Dalam permainannya sebanyak 903 menit, Torres hanya bisa mencetak 1 gol untuk Chelsea.

Pelatih Chelsea cukup geram dengan gaya permainannya yang semakin menurun.

Sehingga tidak memberikan kesempatan banyak untuk Torres bermain kemudian harinya.

Baca Juga : Chelsea Lebih Suka Eden Hazard, Alvaro Morata Pilih Pindah

 

     2. Kevin de Bruyne

Mengawali karirnya di klub Genk Kevin de Bruyne mulai mengasah kemampuannya dalam bermain bola.

Tampil hebat dan gemilang, membuat Chelsea membeli Kevin dengan harga 7 juta Pounds pada 31 Januari 2012 lalu.

Tetapi setelah dibeli, Kevin malah di pinjamkan ke Werder Bremen selama satu musim.

Sekembalinya ke Chelsea, pelatih The Blues saat itu, Jose Mourinho mengatakan akan memainkan De Bruyne dalam tim inti.

Namun jodoh berkata lain. De Bruyne kerap kali diterpa cedera yang mengharuskannya duduk di bangku cadangan.

Apa lagi persaingan lini tengah yang di isi oleh Lampard dan kawan-kawan, membuat De Bruyne tidak mampu mengambil posisi tim inti.

Tersisih dan terpuruk di Chelsea, membuat Kevin di jual ke Wolfsburg.

Sesampainya ia di sana.

Kemampuannya seakan-akan kembali seperti saat ia masih bermain di Genk dulu.

Sepanjang karirnya bersama Wolfsburg di Bundesliga, dirinya di beri predikat sebagai raja assist yang mengerikan.

Permainannya yang dinilai sangat efektif dalam membawa dan mengoper bola, membuat dirinya menjadi incaran klub-klub hebat saat itu.

Alhasil, Manchester City pun memboyong pemain muda tersebut setelah terpesona dengan gaya permainannya yang sabar namun efektif.

30 Agustus 2015 Ia di beli secara resmi oleh Manchester City dengan harga 55 juta Pounds.

Dan Hingga sekarang De Bruyne meruapakan salah satu pemain tengah andalan Manchester City dalam meraih kemenangan.

 

 

     3. Mohamed Salah

Siapa yang tidak kenal dengan Super Star pemain Inggris yang satu ini.

Jika di Spanyol ada Lionel Messi, Italia ada Christiano Ronaldo. Maka di Inggris ada Mohamed Salah.

Pada awal permainannya dengan Basel, Salah sudah mulai terlihat cukup hebat dalam bermain bola jika dibandingkan dengan pemain yang sepantaran dengan usianya.

Salah muda yang berusia 22 tahun, di beli oleh Chelsea dari Basel dengan harga 11 juta Pounds pada 23 Januari 2014 silam.

Jose Mounrinho yang melihat kharisma Salah yang kurang serta usianya yang masih sangat muda.

Membuat pelatih asal Portugal itu tidak memberi banyak kesempatan bermain kepada dirinya pada musim pertama.

Tak kunjung dimainkan, akhirnya Mourinho secara tegas melepas Salah pada Februari 2015.

Gabung bersama Fiorentina dan bermain hebat, membuat salah di lirik oleh salah satu klub besar Seri A, AS Roma.

Dirinya pun bergabung bersama AS Roma. Di AS Roma kehebatan salah mulai tercium dunia. Klub besar dari seluruh penjuru Eropa berusaha memboyong pemain asal Mesir ini.

 

Gemilang di Usia Muda

Akrhinya dirinya memutuskan untuk lebih memilih Liverpool sebagai pelabuhan terkakhirnya saat ini.

Pada 22 juni 2017, secara resmi diri bergabung bersama Liverpool dengan nilai transfer 42 juta Euro.

Kini kualitas salah semakin hebat bak superstar.

Penghargaan permain terbaik Liga Inggris musim 2017-2018 pun diraihnya hanya dalam sebentar saja setelah bergabung bersama Liverpool.

Tampil mengerikan di setiap penampilannya, membuat Liverpool menjadi salah satu kandidat kuat pemenang Premier League musim ini.

Terbukti Mohamed Salah sudah berhasil mencetak 48 gol dari 59 penampilan, menjadikan dirinya sebagai pemain tersubur di Liga Inggris musim ini.

Dirinya juga digadang-gadang berpotensi kembali menjadi pemain terbaik di Liga Inggris di musim ini.