Juventus Akhirnya Tumbang Oleh Manchester United di Stadion Allianz, Turin setelah 16 Laga Tanpa Kekalahan

Juventus akhirnya tumbang setelah di kalahkan oleh Manchester United dengan skor 1-2 dalam pertandinga dini hari tadi (8/11/2018).

Dalam laga lanjutan Liga Champions grup H, sebenarnya Juventus nampak lebih mendominasi dan bermain lebih tajam.

Namun serangan-serangan Nyonya Tua dapat di halau dengan baik oleh kiper MU, David De Gea.

Pertandingan antar kedua tim berjalan dengan alot dan sama kuat. Babak pertama berakhir dengan hasil 0-0.

Akhirnya Juventus berhasil unggul lebih dulu oleh gol Christiano Ronaldo pada menit ke-65.

Dengan memanfaatkan umpan lambung Leonardo Bonucci, Ronaldo berhasil mengalahkan Victor Lindelof dalam perebutan bola.

Dan kemudian langsung melepaskan tendangan tepat ke arah gawang.

Sepakan Ronaldo pun tidak dapat di halau oleh kiper andalan MU, David De Gea.

Gawang Manchester United pun akhirnya harus kebobolan 1-0.

Seperti tersihir, para pemain MU seketika dapat membalikan keadaan.

Terbukti hanya dalam waktu 4 menit, mereka mampu mencetak 2 gol dan berbalik unggul.

Bermula dari tendangan bola mati Juan Mata pada menit ke-86.

Dengan baik Juan Mata melepaskan tendangan cantik yang memberikan 1 gol kepada setan merah.

berselang beberapa menit, terjadi kemelut di kotak pinalti Juventus.

Bermula dari tendangan bebas Antonio Valencia ke arah kotak pinalti.

Bola memantul mengenai beberapa orang sebelum akhirnya terkena Alex Sandro dan masuk ke gawang Juventus di menit ke-90.

Tak percaya dan nampak seperti mimpi buruk, para pemain Juventus berusaha membalikan keadaan dengan Injury Time yang tersisa

Namun apa daya, peluit berakhirnya pertandingan di tiupkan.

Pertandingan berkahir dengan skor 1-2. kemenangan untuk Manchester United.

 

Aksi Selebrasi Jose Mourinho Yang Menuai Protes

Jose Mourinho Melakukan Selebrasi Kemenangan

Jose Mourinho Melakukan Selebrasi Kemenangan

Usai pertandingan laga sengit tersebut, Jose Mourinho yang tadinya terlihat sedang duduk di bangku cadangan para pemain terlihat berdiri.

Sambil tersenyum lebar dan meletakan tangannya di telinga, Mourinho berjalan di sekitar pinggir lapangan.

Spontan pemain bertahan Juventus, Leonardo Bonucci langsung mendatangi Mourinho.

Bonucci mempertanyakan langsung kepada Mourinho apa maksud dari tingkah nya tersebut.

Karena Bonnuci menilai prilaku tersebut sangat tidak pantas untuk dilakukan.

Bonnuci menganggap tindakan yang mengolok-olok tim yang kalah itu tidak boleh di lakukan di manapun.

Sempat saling beradu mulut, akhirnya mereka di lerai oleh pihak keamanan stadion dan Mourinho di kawan menuju lorong ruang ganti.

Saat di konfirmasi oleh pihak media.

Jose Mourinho mengatakan dirinya sama sekali tidak ada maksud menghina Juventus.

“Itu bukan penghinaan. Saya hanya ingin mendengar apakah mereka (fans Juventus) masih membuat komentar lagi atau tidak.” kata Mourinho melalui Sky Sport

“Saya bekerja untuk Manchester United sekarang.”

“Saat datang kami sudah diteriaki untuk pulang sebab hanya akan membawa kekalahan.”

“Kami datang sebagai tim yang tidak di anggap akan menang.”

“Masa lalu saya terus menerus di sebut-sebut selama 90 menit, memang saya pernah melatih Inter atau Real Madrid atau Chelsea.”

“Tetapi dalam 90 menit pertandingan tadi, saya mewakili Manchester United.”

“Tentu saja tugas saya adalah untuk menang atas Juventus.”

“Itu adalah kesenangan luar biasa bagi saya karena kami menang melawan tim dengan skuat super.”

Kemenangan MU ini berhasil menjaga peluang mereka agar masih dapat lolos ke babak 16 besar Liga Champions.

MU berhasil mengumpulkan 7 poin dan menduduki posisi ke-2 klasemen grup H.

Sementara Juventus masih berada di puncak klasemen terpaut 2 poin dari MU yakni 9 poin.